
JMSI Sultra Siap Gelar Seminar HAM, Bahas Peristiwa Penting hingga Dorong Pembentukan Kanwil
SUARASULTRA.COM | KENDARI – Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (Pengda JMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersiap menggelar seminar Hak Asasi Manusia (HAM) pada Minggu, 26 April 2026.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung di Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari.
Rencana tersebut mengemuka usai Pengda JMSI Sultra melaksanakan kegiatan halal bihalal yang kemudian dilanjutkan dengan rapat perdana panitia seminar HAM.
Ketua Pengda JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama, mengatakan seminar ini akan mengangkat berbagai isu dan peristiwa HAM yang terjadi di Sulawesi Tenggara.
“Dalam seminar nanti, kami akan mengulas sejumlah peristiwa penting, termasuk kasus Randi–Yusuf, serta persoalan masyarakat yang harus berhadapan dengan ekspansi perusahaan sawit dan pertambangan di Sultra,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mendorong terbentuknya Kantor Wilayah (Kanwil) HAM di Sultra. Saat ini, layanan HAM di daerah tersebut masih berstatus wilayah kerja (Wilker).
“Harapannya, dari seminar ini lahirlah dorongan yang kuat untuk pembentukan Kanwil HAM di Sultra, mengingat banyaknya dinamika dan peristiwa HAM yang terjadi di daerah ini,” tambahnya.
Adhi juga mengungkapkan bahwa JMSI pusat memiliki hubungan yang baik dengan Kementerian HAM. Bahkan, pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 JMSI, telah digelar seminar serupa di tingkat pusat.
“Konsep ini kami bawa ke daerah. Kami berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Suhardi, menyampaikan bahwa penghentian saat ini masih menunggu waktu kepastian dari Wilker HAM Sultra.
“Untuk lokasi di UHO, Rektor sudah menyatakan persetujuan menunggunya. Saat ini kami tinggal konfirmasi dari Wilker HAM Sultra. Selain itu, Ketua JMSI Sultra juga tengah berkoordinasi dengan JMSI pusat terkait pelaksanaan kegiatan ini,” tutupnya.
Laporan: Redaksi




