Jembatan Konawe Hulu Longsor, Akses Konawe–Kolaka Timur Lumpuh Sementara
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Jembatan Konawe Hulu yang menjadi penghubung utama antara Kabupaten Konawe, Tepatnya di Kecamatan Asinua, dengan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) di Kecamatan Uluiwoi, dilaporkan mengalami longsor pada Selasa (16/6/2026).
Peristiwa tersebut mengakibatkan akses transportasi yang selama ini digunakan masyarakat kedua daerah untuk sementara tidak dapat dilalui. Kondisi jembatan yang mengalami kerusakan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Akibatnya, sejumlah warga Kabupaten Konawe yang hendak menuju Kolaka Timur maupun terpaksa menghentikan perjalanan karena tidak memungkinkan untuk melintas di lokasi tersebut.
Salah seorang warga Ambekairi, Edo Marsel, berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara segera mengambil langkah cepat untuk menangani kerusakan yang terjadi agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
“Jembatan penghubung Konawe dan Koltim mengalami longsor. Mohon kepada Bapak Gubernur agar segera dilakukan perbaikan karena jalur ini merupakan akses utama yang digunakan masyarakat setiap hari,” ujar Edo, Selasa (16/6/2026).
Menurut Edo, apabila tidak segera diatasi, kerusakan pada jembatan gantung akan semakin parah, apalagi jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas demi menghindari risiko kecelakaan.
Jembatan Konawe Hulu merupakan salah satu strategi infrastruktur di Sulawesi Tenggara. Jembatan ini dikenal sebagai jembatan terpanjang di provinsi tersebut dengan panjang bentang mencapai 247 meter dan lebar sekitar 7 meter.
Keberadaan jembatan tersebut selama ini menjadi urat nadi transportasi yang menghubungkan wilayah Konawe dan Kolaka Timur, sekaligus menopang mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa antarwilayah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab pasti longsor maupun langkah penanganan yang akan dilakukan terhadap kerusakan jembatan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan peninjauan lapangan dan mengambil tindakan darurat guna memastikan akses transportasi antara Konawe dan Kolaka Timur dapat kembali berfungsi dengan aman.
Laporan: Kardi






