Warga Kendari Geger, Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Kakaknya, Diduga Depresi Judi Online
SUARASULTRA.COM | KENDARI – Suasana tenang di BTN Baruga Lestari Saranani, Kota Kendari, tiba-tiba geger dengan penemuan jasad seorang pria berinisial MR (39), yang ditemukan tewas gantung diri di salah satu rumah warga, Rabu (08/07/2026) siang.
Penemuan ini bermula saat ayah korban, M (66), dan ibu korban bermaksud mengambil tabung gas di rumah tersebut, yang diketahui merupakan rumah kakak korban.
Korban, MR, tercatat sebagai warga Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, dan bergelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.Ikom).
Menurut keterangan yang dihimpun dari ayah korban, pihak keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan MR pada Sabtu (04/07/2026). Saat itu, MR berpamitan untuk menghitung pangkalan gas di rumah kakaknya di wilayah Baruga.
Kecurigaan mulai muncul ketika pihak keluarga tidak dapat menghubungi MR sejak Minggu (05/07/2026) sore, karena ponsel korban tidak aktif.
“Hari Senin saya ke Konsel (Konawe Selatan) lagi ada kedukaan, dan pulangnya jam 7 malam saya coba hubungi tapi HP-nya masih tidak aktif,” tutur ayah korban dalam keterangannya kepada polisi.
Puncaknya, pada Rabu siang sekitar pukul 13.00 WITA, ayah dan ibu korban mendatangi rumah TKP di BTN Baruga Lestari Saranani Blok C No.3, Jl. Kosgoro. Sesampainya di lokasi, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.
Beruntung, ayah korban memiliki kunci cadangan. Namun, begitu pintu terbuka, keluarga sontak terkejut menemukan MR sudah dalam keadaan tergantung di kusen pintu dengan seutas tali. Jasad korban ditemukan di dalam rumah, yang saat itu ia adalah tempati seorang diri.
Melihat kondisi tersebut, ayah korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baruga.
Kepada polisi, ayah korban mengungkapkan bahwa anak tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Namun, ia menduga MR nekat mengakhiri hidupnya karena depresi akibat terjerat masalah judi online.
“Sebelumnya anak saya pernah terjebak dalam judi online,” akunya.
Pihak kepolisian dari Polsek Baruga yang menerima laporan langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi (police line).
Pihak Inafis Polresta Kendari juga dihubungi untuk melakukan identifikasi lebih lanjut.
Kini, polisi telah mengumpulkan keterangan dari para Saksi dan tengah menyusun laporan lengkap guna menyelidiki penyebab pasti kematian korban, meskipun dugaan sementara kuat mengarah pada tindakan bunuh diri akibat depresi.
Laporan: Redaksi






