Nelayan Asal Konawe Kepulauan Hilang Saat Melaut, Pencarian Memasuki Hari Keempat
SUARASULTRA.COM | BOMBANA – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Boepinang, Desa Larete, Kecamatan Poleang Tenggara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, hingga hari keempat masih belum menghasilkan hasil.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kendari, unsur TNI-Polri, pemerintah setempat, serta masyarakat nelayan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Namun hingga Selasa (9/6/2026) pukul 17.15 Wita, korban belum berhasil ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP)/Basarnas Kendari, Amiruddin AS, melalui Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, mengatakan bahwa operasi pencarian dihentikan sementara pada sore hari dan akan dilanjutkan kembali keesokan harinya.
“Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Rabu (10/6/2026) mulai pukul 07.00 WITA,” ujar Wahyudi dalam keterangan tertulis yang diterima media ini.
Korban diketahui bernama Tuang alias Igo (37), warga Kabupaten Konawe Kepulauan. Ia hilang dilaporkan saat melaut menggunakan kapal penangkap ikan jenis pa’gae milik H. Daeng Gassing.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Saat itu, kapal bersama 11 anak buah kapal berangkat melaut untuk melakukan penangkapan ikan di wilayah sekitar Boepinang.
Sekitar pukul 17.45 WITA, kru kapal mulai menurunkan jaring. Selanjutnya pada pukul 18.45 WITA, korban meminta izin untuk buang air besar di laut dengan menggunakan alat bantu pelampung berupa gabus, sementara awak kapal lainnya tetap melanjutkan aktivitas penutupan jaring.
Namun, saat proses penguapan jaring selesai sekitar pukul 19.30 WITA, korban sudah tidak terlihat lagi di sekitar kapal. Mengetahui hal tersebut, juragan kapal segera menyalakan mesin dan melakukan pencarian di lokasi sekitar, tetapi korban tidak ditemukan.
Upaya pencarian awal yang dilakukan oleh kru kapal juga tidak menghasilkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang hingga akhirnya dilakukan Operasi SAR yang kini telah memasuki hari keempat.
Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menemukan korban dengan memperluas area pencarian di sekitar perairan tempat korban diduga hilang. Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian.
Laporan: Redaksi






