Kecewa, Mahasiswa di Jakarta Duduki Mes Pemprov Sultra
SUARASULTRA.COM | JAKARTA – Sebuah video berdurasi 47 detik yang menampilkan aksi puluhan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) di Jakarta, beredar luas di sejumlah grup WhatsApp pada Rabu (8/10/2025).
Dalam video tersebut, para mahasiswa terlihat menduduki Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra di Jakarta sebagai bentuk kekecewaan terhadap janji pemerintah daerah yang dinilai belum ditepati.
Aksi yang berlangsung di Kantor Penghubung Sultra atau yang disebut mahasiswa sebagai “Mes Sultra” itu menjadi sorotan publik, karena disertai pernyataan tegas dari peserta aksi yang menuntut realisasi janji bantuan asrama mahasiswa yang pernah disampaikan oleh Gubernur Sultra.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami mahasiswa Sulawesi Tenggara yang berada di Jakarta hari ini menduduki Mes Sultra sebagai bentuk mengecewakan kami kepada Pemprov Sultra,” ujar salah seorang mahasiswa dalam video tersebut.
Dalam pernyataan bantuannya, mahasiswa itu menyebut bahwa janji asrama dari Gubernur Sultra belum juga terealisasi hingga saat ini, meski sudah lama menjanjikan kepada para mahasiswa yang menempuh pendidikan di Ibu Kota.
“Janji yang pernah diutarakan Gubernur sampai sekarang tidak pernah ada. Kami sudah menunggu tapi tak ada kejelasan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk protes, para mahasiswa menyatakan akan menempati Kantor Penghubung Sultra sebagai asrama sementara sampai adanya kejelasan dari pemerintah provinsi.
“Sebagai bentuk mengecewakan kami, maka hari ini kami duduk di Mes Sultra untuk dijadikan asrama,” tutup siswa tersebut dalam video.
Dari pantauan dalam video, terlihat puluhan mahasiswa membawa tas dan perlengkapan pribadi, sementara sebagian lainnya duduk di area kantor sambil berdiskusi.
Aksi tersebut berlangsung secara tertib tanpa ada kejadian anarkis yang terlihat dalam rekaman.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terkait aksi mahasiswa dan video yang tersebar luas di berbagai platform komunikasi tersebut.
Langkah mahasiswa kantor penghubung ini menjadi bentuk desakan moral kepada Pemprov Sultra agar menepati janji mereka terkait penyediaan fasilitas tempat tinggal bagi mahasiswa asal daerah yang sedang menimba ilmu di Jakarta.
Laporan: Redaksi