Modus Ngaku Petugas, Pria Bawa Kabur Kotak Amal Yayasan Baitul Huffadz Al-Masrur di Kendari
SUARASULTRA.COM | KENDARI – Aksi pencurian kotak amal milik Yayasan Baitul Huffadz Al-Masrur Kendari terekam kamera pengawas (CCTV) di salah satu toko yang berada di Jalan Jenderal AH Nasution, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (8/6/2026).
Dalam rekaman CCTV yang tersebar luas di media sosial, terlihat pelaku mengenakan baju berwarna biru dan helm hitam. Dengan berpura-pura sebagai petugas yang bertugas mengambil kotak amal, pria tersebut mengunjungi RR Mart, lokasi tempat kotak amal yayasan dititipkan.
Pelaku kemudian mengambil kotak amal dan memasukkannya ke dalam kantong berwarna ungu untuk mengelabui orang-orang di sekitar lokasi agar tidak menaruh curiga terhadap aksinya.
Syamsiar Mochtar, yang mengunggah rekaman CCTV tersebut, mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.40 WITA.
Menurutnya, saat berada di dalam toko, pelaku mengaku telah mendapat izin dari pemilik toko untuk mengambil kotak amal yang berada di lokasi tersebut.
Pelaku mengatakan sudah konfirmasi dengan pemilik toko bahwa ia akan mengambil kotak amal tersebut, ujar Syamsiar saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026).
Meski begitu, penjaga toko tidak langsung percaya begitu saja. Ia sempat melewatkan prosedur pengambilan kotak amal yang selama ini selalu dilakukan dengan mekanisme serah terima dan disertai tanda tangan sebagai bukti administrasi.
Namun, pelaku terus berjanji kepada penjaga toko dengan alasan telah berkomunikasi langsung dengan pemilik usaha. Ia juga mengaku sedang terburu-buru karena masih harus mengambil sejumlah kotak amal lainnya di beberapa lokasi berbeda.
Kecurigaan penjaga toko pun semakin kuat. Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, kasir kemudian berinisiatif menghubungi pemilik RR Mart.
Diduga menyadari aksinya mulai menimbulkan kecurigaan, pelaku langsung menarik meninggalkan toko sambil membawa kotak amal yang telah dimasukkan ke dalam kantong plastik.
“Saat kasir hendak mengkonfirmasi kepada atasannya, tiba-tiba pelaku langsung keluar dengan cepat dan pergi membawa kotak amal tersebut,” tambah Syamsiar.
Rekaman CCTV yang menampilkan pelaku aksi kini ramai beredar di berbagai platform media sosial dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak warganet yang mengecam tindakan tersebut karena menyasar kotak amal yang diperuntukkan bagi kegiatan sosial dan keagamaan.
Hingga berita ini diketahui diterbitkan, identitas pelaku masih belum. Sementara jumlah uang yang tersimpan di dalam kotak amal yang dibawa kabur juga belum dapat dipastikan.
Pihak yayasan dan pengelola toko berharap masyarakat yang mengenali ciri-ciri pelaku dapat memberikan informasi kepada pihak yang berwenang guna membantu proses penyebaran kasus tersebut.
Laporan: Redaksi






