
KPK Didesak Perksa PJ Sekda Kolut, Gmh Sultra Soroti Dugaan Korupsi Proyek Dan Rangkap Jabatan
Suarasultra.com | Jakarta – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara (Sultra) Jakarta Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rabu (13/8/2025).
Dalam Akyaya, Massa Mendesak KPK Segerera Memerikssa Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kabupaten Kuleraka Utara (Kolut) Terkait Dugaan Keterlibatan Dalam Kasus Korupsi Enam Paket Paket Paket PEKERJAAN. Dugaan Itu Tercatat Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemerikssa Keuangan (BPK) Tahun Anggraran 2023.
Ketua Umum Gmh Sultra Jakarta, Abdi Adytia, Menyebut Temuan BPK Tersebut Mengindikasikan Adanya Kerugian Negara Yang Mencapai Ratusan Juta Rupiah.
“KPK HARUS Segera Memanggil Dan Memerikssa PJ Sekda Kolaka Utara, Yang Sebelumnya Menjabat Sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kolaka Utara. Kami Menduga Kuat telah terjadi tindak pidana korupsi pada beberapa paket pekerjaan sewaktu beliau masih menjabat kadis, ”Tegas abdi dalam orasinya.
Selain Dugaan Korupsi, GMH Sultra Juta Menyoroti Rangkap Jabatan Yang Dipehang PJ Sekda Kolaka Utara. Pejabat tersebut dikalaahui sekaligus menjabat Sebagai Rektor universitas muhammadiyah kolaka utara. Menuru Abdi, Kondisi Itu Berpotensi Menimbulkan Grigifikasi Pihak-Pihak Tertentu.
Tak Berhenti Di Situ, Gmh Sultra Berencana Melanjutkan Tekanan Melalui Aksi Lanjutan.
“Aksi Jilid II AKAN Kami Gelar di Kementerian Dalam Negeri untuk Mendesak Pontehentian PJ Sekda Kolaka Utara. Kami MUGA AKAN MELAPORKAN SECARA RESMI KPK Berdasarkan LHP BPK TA 2023, ”Pungkas Abdi.
Laporan: Redaksi



