
Berkat Dukungan Pt Antam Ubpn Konawe Utara, Aprul Sultra Berhasil Sabet 4 Emas Di Fornas VIII NTB
Suarasultra.com | Kendari – Asosiasi Permancingan Indonesia (Apri) Sulawesi Tenggara Berhasil Menorehkan Prestasi Gemilang Pada Ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNA) VIII Turnamen Memancing 2025 Yang Lobin Nasi Pengkun Tningozy Tata Pengkun TningoMan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, Kabupan, (NTB), 30–31 Juli 2025.
Bahkan Olahraga masyarakat Terbesar di Indonesia ini Mengusung Semangat “NTB Makmur Mendunia” Dan “Kalah Menang Semua Senang”Berlangsung Meriah Delan diIKuti Peserta Dari Berbagai Provinsi Dan Mancanegara.
Berkat Dukungan Pt Antam TBK Unit Bisnis Pertambangan NIKEL (UBPN) Konawe Utara, Apri Sultra Mampu Memborong 4 Medali Emas, 1 Medali Perak, Dan 1 Medali Peruntgu Dari Total 12 Atlet Yang Berlaga. Perolehan ini menjadikan apri sultra Sebagai Kontingen gelanan raihan emas terbanyak di ajang tersebut.
Ketua Apri Sultra, Alberd Kuen, Dalam Silaturahmi Bersama Manajemen Pt Antam Tbk Ubpn Konawe Utara Di Kendari (09/08), Menyampaan Apresiasi Dan Rasa Terima Kasih Atas Dukangan Penuh YoHang.
“Dukungan Dari Pt Antam Ubpn Konawe Utara Tidak Sia-Sia, Bahkan Membuahkan Hasil Terbaik. Apri Adalah orgalisasi Yang Menaungi Kegiatan, Dikonking Malahon Kegagu Malahon Malahon, KeKerika Malah Malaha, Habitat Peneliti, ”Ujar Alberd.
Ia menambahkan, “Kami BerharaP Kegiatan ini menjadi Ajang peningkatan prestasi sekaligus promosi ohahraga mengenang.
Sementara Itu, Manajer CSR PT Antam TBK Ubpn Konawe Utara, Agustinus Toko Susetio, Mengungkapkan Kebangananana AtaR prestasi apri sultra.
“FORNAS BUukan SEKadar Kompetisi, Tetapi JUGA SARANA MEMUPUK NILAI BUDAYA DAN KERBERLANJUUTAN LINGKUNGAN. Program BANTAAN CSR INI TAK HIYA MENDUKUNG OLAHRAGA, TAPI JUGA KEAGAMAN DAN DAN SOSIAL. Pemerintah Daerah Dan Antam UNTUK Menggelar Acara Nasional Di Konawe Utara, Mempromosikan Pariwisata, Dan Menggerakin Ekonomi Masyarakat Melalui Sektor Umkm, ”Tutupnya.
Editor: Sukardi Muhtar



