
Peringatan Hardiknas, PT SCM Resmikan Bantuan Renovasi Sekolah di Desa Lingkar Tambang Routa
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), PT Sulawesi Cahaya Mineral (PT SCM) menyerahkan fasilitas sarana penunjang sekolah di wilayah lingkar tambang Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.
Serah terima dilakukan dalam momen upacara peringatan Hardiknas yang diadakan di Lapangan Kantor Bupati Konawe, 4 April 2026.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi kepada perwakilan guru sekolah SD Wiwirano dan SD Lalomerui, dengan disaksikan bupati Konawe dan seluruh unsur forkopimda Kabupaten Konawe.
Bantuan yang telah diserahkan meliputi pembangunan fasilitas tambahan di dua sekolah dasar, yakni SDN Lalomerui di Desa Lalomerui dan SDN Wiwirano Atas di Desa Walandawe.
Di masing-masing sekolah, PT SCM membangun rumah dinas guru, ruang komputer, dan kantin sehat untuk menunjang proses belajar mengajar serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih nyaman dan sehat.
Program intinya sekolah dasar tersebut merupakan salah satu program unggulan PPM bidang pendidikan PT SCM.

Berdasarkan asesmen kebutuhan dan penetapan skala prioritas, kedua sekolah tersebut ditetapkan sebagai penerima manfaat program yang diusulkan pada periode 2025–2026. Total serapan anggaran program rekonstruksi sekolah dasar mencapai 4,1 juta rupiah.
Didik Fotunadi, Kepala Teknik Tambang PT SCM menyatakan, pendidikan merupakan salah satu sektor prioritas yang terus dikembangkan di wilayah lingkar tambang Kecamatan Routa.
“Pada momen Hardiknas 2026 ini, kami menyerahkan fasilitas penunjang aktivitas pendidikan di sejumlah sekolah di wilayah lingkar tambang PT SCM. Program PPM di bidang pendidikan ini bukti komitmen PT SCM untuk ikut membangun sumber daya manusia demi peningkatan kualitas hidup di wilayah lingkar tambang PT SCM,” kata Didik saat dikonfirmasi 6 Mei 2026.
Selain pembangunan sarana fisik sekolah, perusahaan juga menjalankan program insentif bagi guru honorer sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah lingkar tambang Routa.
Program insentif guru honorer telah berjalan sejak tahun 2024. Pada tahap awal, program ini baru menjangkau empat orang guru. Setelahnya jumlah penerima manfaat terus meningkat hingga kini menjadi 45 orang guru di wilayah Kecamatan Routa dari berbagai jenjang pendidikan.
Program tersebut kembali dilanjutkan pada tahun 2026, dengan total serapan anggaran mencapai 737 juta rupiah.
Selain itu, PT SCM juga mengembangkan program beasiswa bagi pelajar asal Kecamatan Routa. Program Beasiswa Prestasi SCM pertama kali dilaksanakan pada tahun 2024 dan berhasil menjaring 53 mahasiswa.
Seiring berjalannya waktu, program beasiswa tersebut kemudian dikembangkan menjadi beberapa kategori pada tahun 2025, yaitu Program Beasiswa Prestasi SCM, Program Bantuan Dana Pendidikan SCM, dan Program Beasiswa Kerja Sama SCM dengan Universitas Lakidende (Unilaki).
Pada tahun 2026, jumlah penerima manfaat program beasiswa meningkat menjadi 136 mahasiswa. Para penerima beasiswa saat ini menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, Kota Makassar, dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
Total serapan anggaran program beasiswa PT SCM selama 2024–2026 tercatat mencapai lebih dari 1,5 miliar rupiah.
Melalui berbagai program tersebut, PT SCM menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah sekitar tambang.
Momentum Hardiknas menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan di Kecamatan Routa.
Laporan: Redaksi




