
Dua Rumah Warga di Kota Lama Kendari Dilalap Api, Damkar Kerahkan Enam Unit Mobil Pemadam
SUARASULTRA.COM | KENDARI – Kebakaran hebat melanda organisasi warga di Jalan Katambak, tepatnya di dekat Pasar Sentral Kota Lama, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (31/01/2026) pagi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.19 WITA. Sedikitnya dua unit rumah warga hangus dilalap si jago merah akibat kebakaran yang cepat membesar.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, tampak kepanikan warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Kobaran api tampak membesar dengan cepat disertai gumpalan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara.
“Kebakaran lagi kita he, di samping lorong. Ya Allah,” ujar seorang wanita dalam rekaman video tersebut.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, kebakaran diperkirakan bermula dari sebuah gudang penyimpanan kardus bekas milik Syaidi dg Empo (70). Gudang tersebut terbakar dan terbakar kemudian merembes ke rumah-rumah warga di sekitarnya.
Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, menjelaskan bahwa api pertama kali dilaporkan berkobar sekitar pukul 06.20 WITA dari gudang kardus tersebut.
“Bahan kardus yang kering dan mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar ke rumah milik Asrul (38) yang berada tepat di samping gudang,” ungkap Martoyo.
Mendapat laporan darurat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Kendari langsung mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak enam unit armada pemadam dan satu unit penyelamatan dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api.
Setelah hampir satu jam dilakukan penanganan secara intensif, api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 07.27 WITA. Tidak ada laporan jiwa korban dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Laporan: Redaksi
Ketgam: Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari saat berupaya mencapai api yang membakar rumah warga di Jalan Katambak, dekat Pasar Sentral Kota Lama, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (31/01/2026) pagi.
