PT Harwin Jaya Barokah Property Mulai Bangun Desa Kota Praja, 60 Unit Sudah Dipesan
SUARASULTRA.COM | KENDARI – PT Harwin Jaya Barokah Property kembali memperluas pengembangan kawasan perumahan di Kota Kendari dengan memulai pembangunan Perumahan Kota Praja Village yang berlokasi di belakang Pondok Pesantren Muadz Bin Jabal, Kamis (4/6/2026).
Pembangunan perumahan tersebut ditandai dengan proses peletakan batu pertama yang diawali oleh seorang ustaz, kemudian dilanjutkan oleh Owner PT Harwin Jaya Barokah Property, Jonihar Alimu, Direktur Fadil Alimu, Rahmawati selaku istri owner, Koordinator Marketing Gunawan, serta seluruh karyawan Kota Praja Village.
Kota Praja Village merupakan proyek perumahan keempat yang dikembangkan PT Harwin Jaya Barokah Property di Kota Kendari. Sebelumnya, perusahaan ini telah sukses menghadirkan sejumlah kawasan perumahan, yakni BTN Bumi Praja Residence di Lampareng, Hasana Mansion di Anggoeya, dan Kota Praja di kawasan Jalan Boulevard.
Pemilik PT Harwin Jaya Barokah Property, Jonihar Alimu, mengungkapkan bahwa proyek Kota Praja Village akan dibangun sebanyak 103 unit rumah tipe 36 di atas lahan seluas 8,5 x 12 meter persegi dengan target penyelesaian pada Oktober 2026.
“Kami menargetkan pembangunan 103 unit rumah dan insya Allah selesai pada Oktober 2026. Seluruh lahan telah bersertifikat dan siap dikembangkan menjadi kawasan perumahan yang nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Meski pembangunan baru dimulai, minat masyarakat terhadap perumahan tersebut terbilang tinggi. Hingga peletakan batu pertama kali dilakukan, sekitar 60 unit rumah dipesan oleh calon konsumen.
“Alhamdulillah, meski baru dimulai pembangunan, sekitar 60 unit sudah dipesan dari total 103 unit yang tersedia,” katanya.
Menurut Jonihar, Kota Praja Village menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari lokasi strategis, sistem keamanan one gate system, hingga fasilitas internet gratis selama enam bulan bagi para penghuni.
Perumahan ini dekat dengan Universitas Halu Oleo (UHO), Polda Sulawesi Tenggara, dan sejumlah pusat perkantoran. Akses menuju kawasan juga cukup mudah karena dapat ditempuh sekitar dua menit dari Jalan Boulevard maupun melalui jalur samping Pondok Pesantren Muadz Bin Jabal.
Selain itu, pengembang juga menyiapkan sistem distribusi air bersih yang mengalir selama 24 jam dengan biaya operasional yang terjangkau.
Untuk memiliki hunian di Desa Kota Praja, masyarakat cukup menyiapkan dana sebesar Rp8,5 juta yang sudah mencakup biaya uang muka (DP) dan akad kredit. Adapun cicilan rumah ditawarkan mulai sekitar Rp1 jutaan per bulan.
Dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan, PT Harwin Jaya Barokah Property optimis Kota Praja Village akan menjadi salah satu kawasan favorit hunian masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya.
Laporan: Redaksi






